Certified Instructors-Indonesian Board of Hypnotherapy

Showing posts with label Transderivational Search. Show all posts
Showing posts with label Transderivational Search. Show all posts

Sunday, April 14, 2013

TERNYATA GURUNYA EYANG SUBUR JAGO NLP


Beberapa waktu lalu  ketika berita tentang Eyang Subur sedang panas-panasnya, tidak sengaja saya menonton acara infotainment di TV. Saat itu diberitakan seseorang yang kabarnya adalah guru dari Eyang Subur menolak mengatakan bahwa Eyang Subur adalah muridnya.

Ia mengatakan bahwa Subur memang pernah datang kepadanya untuk meminta penglaris agar usaha jahitnya ramai pelanggan. Anda tahu apa yang disaratkan pada Subur ini? Hanya membawa rupa-rupa kembang dan merendam kembang-kembang ini dalam air. Subur diminta untuk mandi menggunakan air rendaman kembang ini dan sisanya disiramkan disekeliling tempat usahanya.

Apakah ada “bau” mistis dalam ritual ini? Tidak sama sekali. Dugaan saya adalah saat Subur meminta penglaris, bau badannya tidak menyenangkan. Jika , yang dianggap, gurunya saja tidak tahan baunya, apalagi calon pelanggannya (hehehe…). Ritual mandi kembang sudah dijalankan oleh spiritualis tradisional (dukun) sejak dahulu kala. Itu memang karena pada jaman dahulu kembang adalah salah satu sumber pewangi tubuh. Bukan hanya orang yang menginginkan penglaris, putri-putri raja pun mandi kembang.

Wangi tubuh ini memiliki dua efek sekaligus. Terhadap yang mencium wangi ini, dalam konteks eyang Subur adalah calon pelanggannya dan terhadap diri sendiri, saat kita wangi pikiran menjadi lebih segar senyum mudah terkembang dan kepercayaan diri muncul. Tiga syarat tersebut memang dibutuhkan dalam proses penjualan Moment of Truth, yaitu dalam tiga detik pertama saat kontak dengan calon pelanggan.

Tempat usaha yang wangi juga akan menjadi daya tarik pelanggan. Tempat yang wangi mengisyaratkan kebersihan, kebersihan mengisyaratkan ketelitian, ketelitian mengisyaratkan profesionalisme dan hebatnya otak kita akan memproses isyarat-isyarat tersebut jauh lebih cepat dari waktu yang saya butuhkan untuk mengetik kalimat diatas. Dulu orang menggunakan kemenyan untuk pewangi ruangan, namun saat ini menyan merupakan wewangian yang terlanjur diasosiasikan dengan
mistis.

Entah guru dari Pak Subur ini pernah belajar NLP dari Jawara-jawara NLP Indonesia seperti Pak Ronny FR atau Pak Hingdranata Nikolay, yang pasti syarat mandi kembang dan siram air kembang tersebut telah membawa Pak Subur masuk kedalam Circle of Excellence yang menjadi modal utama menjalankan usaha.

Monday, April 8, 2013

SHALAT ISTIKHARAH DALAM TINJAUAN PSIKOLOGIS


Anda pernah bingung menentukan pilihan, bahkan sampai membuat Anda pusing tujuh keliling, makan tak enak tidurpun tak nyenyak (hehehe... gak segitunya juga kali ya)?

Jika jawaban Anda YA, apa yang Anda lakukan untuk menentukan pilihan? Ilmu psikologi menawarkan banyak pilihan dan Anda dapat mencari dan mencobanya satu persatu namun jika hal-hal itu tidak manjur, ada baiknya Anda lakukan Shalat Istikharah.

Menurut Robert Dilts salah satu tokoh NLP (Neuro Linguistic Programming) Spiritual adalah tingkatan tertinggi dalam Neuro-Logical Level maka Shalat adalah cara yang tepat untuk menjawap persoalan Anda ini.

Sebegitu ajaibkah Sholat Istikharah sehingga dapat menentukan pilihan yang tepat?

Dalam tulisan saya sebelumnya, saya menyebutkan bahwa Allah telah menciptakan manusia dengan kelengkapannya dan sesungguhnya Allah itu selalu ada dan dekat dengan kita.

...Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (Al-Baqarah: 214) 

Allah menciptakan otak manusia dengan beberapa bagian Cerebrum, Batang Otak, dan Cerebellum. Penjelasan lengkap tentang mereka silakan mencarinya dalam informasi yang tersebar di internet. Namun ada sedikit tentang amigdala yang terletak dekat batang otak. Bagian ini selain mengontrol indera manusia juga berfungsi sebagai pusat emosi. Para ahli menemukan bahkan didalamnya terdapat bagian yang dinamakan TITIK TUHAN (God Spot). Dari namanya tentu kita bisa mengira bahwa bagian itu memiliki fungsi spiritual.

Menarik, kan? Agama dan ilmu pengetahuan sudah sama-sama saling membuktikan bahwa Tuhan itu sangat dekat. Logika saya, Allah telah membenamkan perangkat keras dan lunak dalam otak manusia agar manusia dapat selalu berkomunikasi dengan NYA.

Lalu, bagaimana selanjutnya tentang ritual sholat Istikaharah yang menjadi sarana berhubungan dengan Allah dalam meminta petunjuk diberikan pilihan yang tepat? Bagaimana pula hubungannya dengan ilmu psikologi?

DOA

Dalam ilmu psikologi populer, beberapa Doa berfungsi mirip dengan kalimat afirmasi. Dalam pelatihan-pelatihan motivasi, peserta sering diberikan kalimat afirmasi untuk dibaca setiap hari, pagi, siang, dan sore, bahkan diletakkan dan ditempel ditempat-tempat yang sering kita kunjungi agar kita selalu membacanya.

Otak manusia adalah bagian dari tubuh manusia yang fungsi maksimalnya masih belum diketahui. Ilmu pengetahuan sampai saat ini belum mampu mengukur seberapa besar tepatnya kapasitas otak manusia. Yang menarik dari bagian ini adalah secara “ajaib” kemampuan otak manusia masih dapat terus berkembang.

Semua informasi yang masuk kedalam otak berjalan melalui saluran yang disebut neuron dan setiap informasi baru akan disimpan sementara dalam korteks cerebrum yang jika informasi ini dilakukan berulang-ulang maka neuron akan menciptakan selubung protein (mielin) yang membungkus neuron. Semakin sering informasi ini diulang-ulang maka semakin tebal selubung mielin dan semakin tebal selubung mielin ini maka semakin lancar aliran informasi yang dapat diproses oleh otak kita.

Proses berikutnya informasi akan disimpan untuk waktu yang sangat panjang hingga puluhan tahun di cerebellum atau otak kecil.

Sederhananya, proses ini terjadi saat Anda pertama kali belajar naik sepeda. Korteks Cerebrum akan memerintahkan tubuh untuk menjadi seimbang. Saat itu pikiran Anda sangat sibuk, “saking” konsentrasinya Anda bahkan ketika ada yang memanggilpun Anda tidak dengar. Itulah proses Pikiran Sadar Anda. Saat Anda melatihnya berulang-ulang, selubung mielin akan semakin tebal, informasi tentang bersepeda jadi lebih mudah Anda mengerti, baik informasi yang Anda dapatkan dari orang lain maupun pengalaman Anda dalam latihan. Saat itu Anda masih tidak bisa diajak “ngobrol” saat bersepeda karena peranan pikiran sadar Anda masih mendominasi. Diulang dan diulang lagi lalu setelah terampil, korteks cerebrum akan mengirimkan informasi ini untuk disimpan dalam cerebellum dan saat itu Anda tidak perlu berpikir keras untu menyeimbangkan tubuh saat bersepeda. Prosesnya seolah otomatis dan saat ini Anda sudah bisa diajak “ngobrol”. Fungsi keseimbangan diambil Otak Kecil dan Korteks Otak Besar bisa mengambil alih tugas lainnya.

Hal ini juga terjadi pada pelajaran bahasa, orang yang berbahasa Inggris dan mengalami cedera otak dan ingatannya rusak namun ia masih tetap bisa berbahasa Inggris. Seorang perokok yang kehilangan ingatannya tidak serta merta kehilangan ingatan dalam merokok, dan hal-hal lainnya.

Kesimpulannya, sesuatu yang diulang-ulang akan menjadi program otak untuk jangka waktu yang sangat panjang. Doa yang diucapkan berulang-ulang dengan penuh kekhusyukan dan keyakinan akan membentuk peta dalam otak. Peta inilah yang akan menuntun pikiran kita untuk mendapatkan apa yang kita minta dalam doa.

NIAT

Amal perbuatan bergantung pada niatnya. Tentu Anda sudah sering mendengar potongan kalimat yang diambil dari hadits Rasulullah SAW tersebut. Saat Anda “datang” pada Allah, Anda tentu sudah menetapkan niat mengapa Anda mendatangi NYA, apa yang ingin Anda minta, dan lain-lain dan lain-lain. Niat ini penting dan sama pentingnya dengan doa. Niat memberikan peta (rancangan/rencana) pada otak tentang apa saja yang harus dilakukan untuk dicapai. Dengan demikian otak diberi batasan dan filter hal-hal apa saja yang boleh masuk kedalam pikiran dan hal-hal apa saja yang harus ditolak karena hal tersebut akan merusak program otak yang sudah direncanakan dalam niat.

Contoh, Hari ini cerah dan Anda meniatkan diri Anda untuk berenang. Amal perbuatan atau tindakan yang Anda lakukan berikutnya adalah memilih baju renang. Otak Anda akan memerintahkan mata Anda hanya melihat pakaian renang dan selain pakaian renang abaikan. Maka Anda hanya akan memilih tumpukan yang berisi koleksi pakaian renang Anda dan sangat mungkin Anda tidak melihat jaket apa lagi membawanya. Yang lebih hebat lagi, walaupun kemudian turun hujan namun niat Anda sudah bulat, Anda akan tetap berenang walau dibawah hujan. Itulah kekuatan niat dalam memprogram otak kita.

Anda yang masuk kedalam kelas motivasi dan kemudian memprogram pikiran Anda untuk sukses, otak Anda hanya akan bereaksi pada hal-hal yang bisa membuat Anda sukses dan meolak hal-hal yang melemahkan Anda agar gagal.

Niat Sholat Istikharah adalah meminta petunjuk untuk pilihan yang tepat. Tentu otak Anda sudah membuat batasan dan filter hanya menerima petunjuk untuk hal-hal yang menjadi pilihan untuk dipilih.

GERAKAN SHOLAT

Telah dibuktikan bahwa gerakan sholat mampu memberikan ketenangan bahkan temuan-temuan terkini, gerakan sholat lebih hebat dari gerakan yoga yang fungsinya sama-sama untuk memberikan ketenangan.

Pikiran sadar manusia yang sedang sibuk berada pada belombang Beta. Dalam gelombang ini, seseorang tidak mampu mendapat inspirasi karena pikirannya sangat berfokus pada satu atau dua hal saja. Ini seperti yang telah saya contohkan dalam kegiatan belajar bersepeda. Saat Anda khawatir terjatu dari sepeda karena masih baru belajar, otak Anda tidak mampu memproses informasi yang datang dari luar dengan baik padahal disekitar kita bisa jadi terdapat banyak jawaban dari persoalan yang kita hadapi. Untuk itu, ketenangan pikiran dibutuhkan.

Bukti lainnya tentang bagaimana otak bekerja adalah bahwa setiap informasi saat kita sibuk kita abaikan secara sadar namun tetap disimpan dalam bawah sadar. Kemudian, saat pikiran kita tenang, bawah sadar akan mengumpulkan dan menyusun potongan-potongan informasi tersebut menjadi sebuah jawaban dari persoalan kita.

Saya pernah menceritakan dalam buku saya KOMUNIKASI DAHSYAT DENGAN HIPNOSIS bagaimana proses ini sering terjadi dalam hidup saya. Suatu hari pikiran saya menjadi sangat lelah memikirkan sebuah teknik permainan gitar, saat itu saya masih remaja dan saya adalah pemain gitar dalam Band. Semua teknik saya coba, semua buku saya baca, dan karena lelah tidak menemukan jawaban, tertidurlah saya. Dalam tidur saya bermimpi melakukan teknik yang saya sedang cari, saya memainkan gitar saya dengan sempurna persis seperti yang saya inginkan. Mendadak saya terbangun dan langsung mengambil gitar saya mempraktikkan apa yang terjadi dalam mimpi saya dan BERHASIL, teknik itu kemudian saya kuasai. Apakah teknik itu saya dapatkan dari keajaiban mimpi? Bukan. Teknik itu saya dapatkan dari keajaiban otak.

Itu juga yang saya sering sarankan pada orang tua untuk meminta anak-anaknya beristirahat setelah lelah belajar. Memaksakannya untuk terus belajar hanya akan membuat kinerja otak malah menurun.
Dalam gerakan sholat, Anda menemukan gerakan-gerakan yang menenangkan dan dalam kondisi tersebut gelombang otak Anda akan dibawa kedalam kondisi Alfa ditambah bacaan sholat yang Anda lafalkan akan membuat Anda hanyut dalam alfa yang dalam. Dalam kondisi inilah, informasi-informasi disusun dengan rapi oleh bawah sadar kita. Teruslah konsentrasi dalam bacaan karena itu akan membuat kondisi pikiran menjadi semakin baik.

DOA ISTIKHARAH

Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (sebut nama urusan tersebut) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.


Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku (atau baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah yang terbaik untukku apapun
Keadaannya dan jadikanlah aku ridha dengannya. Kemudian dia menyebut keinginanya”
                                                  

Doa ini yang menjadi Positive Reinforcement dalam Behavioural Psychology, yang akan memantapkan pilihan Anda karena dari awal proses Anda sudah menyerahkannya pada Allah dan diakhiri dengan penyerahan yang juga pada Allah. Hal ini akan membuat pilihan yang Anda ambil ekologis dengan tubuh dan pikiran Anda.




Saturday, April 6, 2013

MEMANFAATKAN TITIK TUHAN

Kembali membolak balik buku NLP dan teknologi pikiran lainnya, saya membaca kembali tulisan Robert Dilts tentang Neurological Level. Menurutnya, level yang tertinggi adalah Spiritual, ini tentang tujuan mengapa kita diciptakan di dunia.

Level ini membantu kita untuk memahami dan menjadi panduan dalam mencapai tujuan hidup kita. Prinsipnya adalah, Tuhan ada sangat dekat dengan kita. Kenyataannya memang demikian. Dalam otak manusia, para ilmuan menemukan, ada bagian yang disebut dengan amigdala. Bagian yang letaknya dekat dengan batang otak ini bertanggung jawab atas emosi dan perasaan spiritual. Sepandai apapun Anda berbohong, saat Anda melakukan kejahatan, bagian otak ini akan memberitahu Anda bahwa ini salah. Mungkin itu mengapa, bagian ini disebut TITIK TUHAN. Guru-guru kita masa lalu sering menyebutnya Hati Nurani.

Jadi, saat pikiran Anda bingung apakah yang Anda akan pilih baik atau benar, Anda bisa menggunakan teknik mengakses TITIK TUHAN dalam otak Anda.


1. Bernafaslah dan aturlah nafas Anda.
2. Buat diri Anda relaks.
3.Setelah merasa sudah menjadi tenang, pikirkan kembali pilihan Anda dan biarkan Amigdala bekerja.
4. Munculkan pilihan pertama, apa yang Amigdala Anda rasakan?
5. Munculkan pilihan kedua, ketiga, dan seterusnya.
6. Anda bisa melihat juga sinarnya, saat sinar itu sangat terang dan indah dan membuat Anda nyaman, bisa jadi itu baik buat Anda.


Nah, itu tadi cara menemukan pilihan yang ekologis. Untuk umat muslim, tetap saja saya menyarankan Anda untuk sholat Istikharah niscaya Anda mendapatkan Nur Allah.




Saturday, October 22, 2011

Emosi Meledak?!! Klik… Padam deh…


Emosi? Banyak yang salah dengan kata ini. Saat mendengar kata ini kebanyakan orang mengasosiasikannya dengan MARAH. Betul ya? Kebanyakan dari Anda berpikir seperti itu, kan?

Sekarang, lihatlah anak Anda (jika saat membaca ini Anda sedang tidak bersama mereka, bayangkanlah). Apa yang Anda rasakan? SAYANG, CINTA, RINDU, dan atau mungkin SEDIH karena saat ini Anda ingin bersama mereka namun harus menahan diri sampai waktunya tiba.

Sahabat, perasaan di atas juga merupakan emosi. Jadi apa sebenarnya emosi? Secara teknis Emosi adalah Kondisi pikiran hasil dari interaksi kimia tubuh dan Stimulus dari luar tubuh kita. Interaksi ini juga mempengaruhi gejala fisiologis atau sederhananya tubu kita bereaksi.

Sekarang ingat lagi kondisi saat Anda merasa bahagia.Apa yang membuat Anda bahagia saat itu? Apakah Anda membuat diri Anda sendiri berbahagia? TIDAK, Anda saat itu mengingijinkan diri Anda bahagia dan ada sesuatu dari luar diri Anda yang memicu itu, kan? Ya memang, pemicu itu buka satu-satunya penyebab Anda bahagia bahkan bagi para praktisi teknologi pikiran mengubah perasaan sedih menjadi bahagia adalah bukan hal sulit.

Sekali lagi saya hanya ingin mengilustrasikan bahwa Bahagia adalah juga emosi dan Anda juga tahu bahwa emosi sangat penting peranannya dalam hidup kita. Emosi sudah menjadi bagian dari diri kita yang juga telah lama menemani kita dalam setiap mengambil keputusan.

Bukan hanya ‘pikiran logis’ saja yang berperan saat Anda memilih sesuatu. Saat Anda mengandalkan hanya ‘pikiran logis’ saja sebenarnya Anda adalah orang yang tidak logis. Mau contoh lagi?

Sahabat, sebagai penulis yang suka memprovokasi pikiran orang-orang disekitar, saya juga melatih banyak praktisi penjualan dan kepada mereka saya katakan bahwa setiap pembelian memiliki keputusan emosional.

Dalam membeli pakaian selain kenyamanan dan model yang sesuai alias matcing dengan acara yang akan dihadiri Wanita dan Pria memiliki kebutuhan emosional yang berbeda. Secara umum wanita berpakaian untuk ditunjukkan dan mendapatkan respon dari suaminya sedang para pria berpakaian untuk ditunjukkan dan mendapatkan respon dari semua wanita.

Eits... hehehe... mulai ada pikiran yang terprovokasi ya...

Baiklah, satu contoh lagi. Dua buah dealer mobil menjual mobil yang sama namun tentu saja dengan salesman yang berbeda. Dearler yang pertama memiliki salesman yang sangat tidak ramah namun tidak jauh dari tempat itu di dealer kedua memiliki salesman yang ramah. Saya tahu bahwa dealer kedua berpeluang menjual mobilnya pada Anda. Ya kan... karena ada kebutuhan emosional yang kemudian menjadi pertimbangan Anda dalam membuat keputusan membeli.

Sekali lagi... Emosi adalah baik karena ia menjaga Anda dari kerugian baik secara fisik maupun mental.

Tapi emosi yang tidak terkontrol menjadi sumber bencana bagi mereka yang sudah pernah merasakannya. Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah koran dan satu berita mengatakan bahwa seorang suami membunuh istrinya padahal mereka baru menikah sembilan hari. OMG... Sahabat, masih banyak kejadian-kejadian konyol karena tidak terkontrolnya emosi.

Abis gimana dong, Ndrie... rasa sebel gue muncul lagi kalau inget yang udah-udah.

Begitulah kalimat yang sering kita dengar, kan? Membayangkannya saja akan mengembalikan rasa sebel nya. Padahal dia juga tahu bahwa hal itu sudah tidak terjadi lagi. Mengapa perasaan itu muncul lagi? Itu lah uniknya pikiran manusia. Tapi Anda sadar juga kan bahwa kita hidup di masa kini menuju masa depan, masa lalu menjadi pelajaran dan pelajaran yang akan benar-benar menjadi pelajaran saat Anda telah dapat memisahkan emosi negatif dengan manfaat pelajaran (hikmah) nya.

Seseorang yang selalu secara terus menerus melihat masa lalunya padahal ia ingin menuju masa depannya, ia seperti seseorang yang sedang mengendarai mobil namun kedua matanya hanya tertuju pada kaca spionnya. Ini yang saya pelajari dari istri saya.

Bayangkan jika Anda terus memerhatikan spion Anda dengan emosi, misalnya Anda mencaci, memaki mengutuk sesuatu di belakang Anda dan terus memerhatikan hal tersebut melalui kaca spion Anda padahal mobil Anda sedang melaju kedepan. Anda dalam BAHAYA.

PISAHKAN EMOSI DENGAN KEJADIANNYA, ANDA AKAN MENDAPAT PELAJARANNYA DAN SIAP MELAJU KE MASA DEPAN.

Apakah dicubit sakit? Sakit lah, Ndrie... Sudah tanya kok tau! Eh Dah tau kok nanya!

Syaraf kulit menerima tekanan dan pembuluh darah dibawah kulit terdepresi, syaraf menginformasikan sensasi ini ke otak dan kemudian otak melanjutkan informasi ini ke tubuh kita untuk Lawan atau Lari. Kebanyakan dari kita adalah menghindar dari cubitan berikutnya. Itu adalah mekanisme bertahan dari otak kita.

Alright! Kita lakukan percobaan kecil... Percobaan pertama, Cubit lengan Anda... Dan rasakan di mana sakitnya. Dalam percobaan kedua kita akan hilangkan rasa sakitnya. Are You Ready?

Okay, let’s get the show on the road! Katakan pada otak, “Wahai otak ku yang baik, tetaplah tenang dan kau tidak akan menerima informasi dari syaraf lenganku. Tetaplah diam disana ya...”

Atur nafas Anda..relaxed 1...2...3...cubit sekarang...aaaah Sakitnya hilang...

Kok bisa? Ini namanya hipnoanastesi. Tanpa bius, pikiran Anda sudah membedakan peristiwa dari emosinya. Sama sederhananya saat emosi Anda meledak. Berikan waktu sejenak pikiran Anda untuk relaks dan Anda terbebas dari ledakan emosi yang tidak bermanfaat.

Saat emosi meledak, otak Anda dibanjiri kimia yang membuat otak dan tubuh Anda semakin tidak nyaman. Bayangkan saja otak Anda memiliki saklar. Saat saklar di tekan KLIK... listrik otak Anda padam sesaat dan membiarkan kimia tadi menguap. Nah... Anda baru saja terhindar dari Ledakan Emosi yang akan membuat tubuh berperilaku diluar kendali.

“Tapi Ndrie, setelah itu apa lagi? Saya khawatir ledakan itu akan muncul kembali.”

Baiklah Sahabat, kita memang harus kerja tuntas sampai puas walau saya sudah lemas...hehehe...

Kita akan berlatih membuat ledakan emosi ini tidak ogah muncul secara lebih permanen, tapi tunggu di tulisan saya berikutnya ya.

Emotional Explosion, Defuse it!

Wednesday, October 19, 2011

Satu lagi, Bayi Dihipnotis. (Anda yang memiliki bayi, BERHATI-HATI lah)

Jika Anda berpikir bahwa hanya orang dewasa saja yang dapat di-hipnotis, itu tidak tepat. Jika Anda juga masih mengira bahwa hipnosis dapat terjadi hanya jika subjek memahami Kata-Kata yang Anda gunakan, itu juga tidak betul. Dan jika Anda percaya bahwa hipnosis hanya terjadi saat Anda mengijinkan diri Anda di-hipnotis  sekali lagi itu kurang pas.

ANDA YANG MEMILIKI BAYI, BERHATI-HATILAH!

...beep...beep...beep... hehehe, saya sedang menunggu respon pikiran (baca: mental) Anda... Saya tahu ada dari Anda yang senyum-senyum membaca paragraf diatas, ada yang hampir takut, dan ada yang biasa-biasa saja dan bahkan ada yang merasa sebel dan hampir saja menutup tulisan ini...Eiits... Tahan dulu, ini bisa berguna entah untuk Anda atau membaginya dengan orang lain.

Anda tentu sadar bahwa hidup ini memiliki pola-pola. Ada pola yang sudah biasa dilakukan, ada pola yang belum pernah dilakukan. Ada pola yang sedang dipelajari, ada pola yang Anda sudah lupa bahwa Anda pernah memelajarinya namun Anda melakukannya setiap hari.

Silakan cek lagi dalam hitungan ke-3, bagaimana pola Anda bangun dari tidur di pagi hari...1...2...3... Setiap hari kita sadari bahwa polanya hampir sama, kan? Sekarang bagaimana Pola Anda saat memasuki kantor Anda? Sekarang bagaimana pola saat Anda hendak pulang mengendarai kendaraan Anda? Saat tiba dirumah, bagaimana polanya? Setiap hari juga hampir sama, kan?

Sama seperti anak saya yang masih bayi dan berumur 4 bulan, ada pola-pola tertentu yang ia tunjukkan saat ia dalam kebutuhan. Saat lapar, saat pipis, saat BAB dan bahkan saat ia ingin tidur.

Saya punya kegemaran menggendongnya saat ia menjelang tidur, menikmati memeluk tubuhnya sebelum ia tertidur yang kerap memerhatikan saya. Saya memiliki satu lagu favorit untuk menidurkan anak-anak kami, baik untuk anak pertama kami (Irfan) maupun anak kedua kami (Fadlan). Ini lagunya...

Kelinci ku-kelinciku, Kau manis sekali
Melompat kian kemari, Sepanjang hari

Aku ingin kau temani, Sepulang sekolah
Bersamamu lagi, Menari-nari

Mengapa saya tidak menyanyikan lagu;

Nina bobo,
Ooh Nina bobo,
Kalau tidak bobo,
Digigit nyamuk.

Mari kita simak kekuatan kalimat masing-masing lagu.

(Kelinciku, kelinciku, Kau manis sekali.)

Sugesti agar anak-anak kita menjadi anak yang manis yang baik dan menurut pada orangtuanya. Memang anak saya yang bayi ini sepertinya belum memahami kata-kata, tetapi seperti yang sudah kita ketahui bersama adalah bahwa semua suara dan sensasi akan disimpan dalam otaknya dalam pikiran bawah sadarnya. Suara dan semua sensasi akan menjadi kode-kode yang nantinya sejalan dengan perkemangan otak dan fungsinya hal tersebut akan membantu anak-anak kita dalam memahami hal-hal yang ada disekitarnya.

(Melompat kian kemari, Sepanjang hari)

Kita selalu ingin anak-anak kita menjadi anak yang lincah ceria dan aktif karena dengan itu semua kita tahu bahwa anak akan banyak belajar dari lingkungan sekitarnya. Sering kali harapan ini luntur saat anak pertama kali mulai masuk sekolah. Ini lah yang diajarkan disekolah, “Tangan keatas, tangan kesamping, tangan kedepan (dilipat) duduk yang rapi.” Anak-anak kita diajarkan untuk diam dan tidak lagi aktif terkunci di kursinya.

(Aku ingin kau temani)

Kalimat ini mengikat secara emosional anak saya pada saya dan sebaliknya. Ingin (want), butuh (need), dan suka (like) adalah verb of perception dan kita sudah pernah membahasnya bahwa jika persepsi ini disugestikan berulang-ulang, akan sangat mudah menjadi program pikiran. Saya punya teman hipnoterapis, setiap ia mensugestikan kliennya untuk lepas dari rokok, “tidak suka, tidak butuh, tidak ingin lagi rokok...”, ia pun kehilangan selera merokoknya...hehehe...seharusnya ia sudah berhenti merokok sejak dulu. 

(Sepulang sekolah)

Sahabat, frasa diatas tetap menyematkan bahwa belajar terus sepanjang masa tetaplah penting. Frasa yang menumbuhkan kecintaannya pada belajar. Anak saya Irfan suka sekali membaca dan setiap bulannya kami bisa beberapa kali mengunjungi toko buku dan bahkan ia tidak menginginkan baju lebaran lebih dari keinginannya mendapatkan buku dihari lebaran.

(Bersamamu lagi, Menari-nari)

Keceriaan penuh energi dan kebahagiaan sepanjang hari saat bersama dan menari-nari. Menjadi sugesti penutup yang bagus setelah dibuka “kau manis sekali”.

Lagu ini lebih sesuai dibanding Nina Bobo, karena perhatikan ini... Kalau tidak bobo digigit nyamuk. Kalimat yang bernada ancaman dan tidak aneh ketika sudah lebih besar, anak kita mudah ngambek dan mengancam jika keinginannya tidak terpenuhi.


ANCHOR

Diartikan secara harfiah sebagai JANGKAR. Fungsi jangkar adalah menambatkan kapal agar tidak hanyut terbawa ombak ketengah laut. Anchor dalam konteks kita sekarang adalah berfungsi untuk menambatkan emosi untuk memicu perilaku yang dituju.

Ivan Pavlov yang memopularkan Psikologi Prilaku yang salah satu percobaannya menggunakan tikus yang disuntik insulin. Seekor tikus disuntikkan insulin dan saat insulin tersebut bereaksi dalam darah, tikus tersebut pingsan. Setelah tersadar, tikus tersebut disuntikkan lagi dengan insulin, dan tikus tersebut pingsan lagi. Ketiga kalinya pun demikian. Setelah perlakuan uji dilakukan berkali-kali, cairan insulin diganti dengan air biasa yang tidak menyebabkan tikus pingsan. Namun apa yang terjadi, saat suntikan dilakukan lagi dan tikus itu tetap pingsan. Tikus tersebut telah belajar dari kondisi-kondisi. Rumus sederhananya adalah

Jika...................................................., maka...................................
 jika jarum suntik menembus kulitnya dan cairan masuk ke tubuhnya, maka tikus pingsan.

Kembali pada bayi kami, kerap menjelang tidur saya menggendong menyanyikan lagu diatas dan menepuk lembut tubuhnya dengan tangan saya sampai ia benar-benar tertidur kemudian baru saya baringkan. Hal tersebut saya lakukan berulang dan lagu tersebut sudah menjadi Anchor baginya. 

Istri saya, Dini, memanfaatkan hal ini untuk menenangkan Fadlan dari tangisannya. Saat Fadlam mulai menangis, Dini menyanyikan lagu itu dan Fadlan pun menjadi lebih tenang. Pernah Dini mengubah-ubah tonase suaranya dalam menyanyikan lagu itu dengan suara rendah kemudian tinggi kemudian parau dan saya melarangnya, karena anchor yang sudah terbentuk dan bermanfaat untuk membuat Fadlan tenang bisa jadi collapse atau rusak sehingga lagu itu tidak memiliki arti yang banyak.

Sahabat, mendidik anak atau istilah kerennya saat ini parenting sangat sangat dibuthkan pengetahuan tentang pengkondisian. Anak belajar tidak hanya dari apa yang dikatakan orangtuanya, mereka juga belajar dari kondisi-kondisi yang ada dilingkungan sekitarnya. Artinya, menghipnotis anak tidak melulu dengan kata-kata tetapi juga dengan perbuatan. Saran saya, berhati-hatilah dengan televisi yang masih menyala saat bayi Anda tidur, karena semua informasi dari televisi tersebut akan disimpan oleh bayi Anda dalam bawah sadarnya.

Untuk kepentingan kita bersama, saya menambahkan tabel perkembangan bayi yang saya dapat dari http://www.anmum.com/id/main.aspx?sid=1613&sva=6. Semoga bermanfaat dan salam Hypnoparenting.

  
Usia
Keterampilan-keterampilan Utama
Kerampilan-keterampilan yang akan dikuasai
Keterampilan-keterampilan lebih lanjut
1 bulan
·      Mengangkat kepala ketika berbaring tengkurap
·      Merespon suara.
·      Menatap wajah

·      Pandangan bayi untuk dapat mengikuti objek walaupun hanya beberapa saat.
·      Mengeluarkan suara: oohdan aah
·      Dapat melihat pola berwarna hitam-putih
·       Tersenyum, tertawa
·       Menahan kepala pada 45 derajat.
2 bulan
·      Suara: coo dan gumamam
·      Dapat mengikuti benda lebih lama
·      Mulai memperhatikan tangannya
·      Dapat mengangkat kepala dan menahannya untuk beberapa saat.
·      Tersenyum, tertawa
·      Menahan kepala pada posisi 45 derajat
·      Dapat membuat gerakan-gerakan yang lebih teratur (lebih halus)
·    Dapat menegakkan kepala dan menahannya agak lama
·    Kaki sudah cukup kuat untuk menahan beban ringan
·    Dapat mengangkat kepada dan bahu saat tidur dengan posisi tengkurap.
3 bulan
·      Dapat mengenali wajah dan wangi tubuh orang yang biasa dekat dengannya (ibu )
·      Dapat mengangkat kepala dan menahannya dengan stabil.
·      Visual: dapat mengikuti obyek yang bergerak.
·      Dapat berteriak, nyerocos, dan tertawa kecil (terkekeh)
·      Memainkan ludah menjadi gelembung (balon)
·      Dapat mengenali suara orang-orang terdekat.
·      Dapat melakukan minipush-up.
·    Dapat berguling, dari tengkurap menjadi terlentang
·    Dapat berespon terhadap suara keras
·    Dapat mengarahkan kedua tangan untuk memegang mainan.
4 bulan
·      Tersenyum, tertawa
·      Dapat mengangkat beban pada kakinya
·      Tertawa kecil (terkekeh) bila Anda berbicara dengannya
·          Dapat menggenggam mainan
·          Berguling, dengan posisi dari belakang ke depan
·        Meniru suara : “baba”, “dada”
·        Tumbuh gigi pertama
·        Mulai siap untuk makanan lunak selain ASI.
5 bulan
·      Dapat membedakan warna-warna dasar (mencolok)
·      Mulai bermain dengan tangan dan kakinya.
·      Dapat mengenali namanya, terutama bila dipanggil
·      Berespon terhadap suara-suara baru yang datang padanya
·      Dapat berguling dari tengkurap ke depan dan sebaliknya.
·    Mulai dapat duduk sendiri beberapa saat.
·    Mulai memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya.
·    Mulai muncul kecemasan akan perpisahan dengan orang terdekat (biasanya orangtua)
6 bulan
·      Dapat menoleh ke arah suara-suara baik benda maupun orang-orang di sekitarnya.
·      Menirukan suara atau bunyi-bunyian.
·      Berguling dari tengkurap ke terlentang dan sebaliknya.
·      Sudah siap untuk makan makanan lunak (tidak ASI Ekslusif lagi).
·      Dapat duduk sendiri tanpa sandaran.
·      Senang memasukkan benda-benda ke mulutnya.
·      Dapat memindahkan objek dari tangan satu ke tangan lainnya. (misal: dari tangan kiri ke tangan kanan).
·    Dapat melambaikan tangan (lambaiangoodbye)
·    Dapat berdiri dengan berpegangan pada benda-benda di sekitarnya.
·    Dapat membenturkan dua objek (misalnya: mainannya saling dibenturkan)
·    Mulai mengerti benda-benda yang dipegangnya.
8 bulan
·      Dapat berkata ”mama” dan ”dada”, kepada kedua orang tuanya (namun tidak spesific mama untuk ibu, dada untuk ayah).
·      Dapat  memindahkan benda atau mainan dari tangan yang satu ke tangan yang lainnya.
·      Berdiri dengan berpengangan
·      Merangkak
·      Dapat menunjuk benda
·      Mencari benda-benda yang disembunyikan.
·    Belajar untuk berdiri sendiri.
·    Dapat mengambil benda dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk (seperti menjepit).
·    Mulai dapat mengekspresikan keinginannya dengan bahasa tubuh (misalnya meminta susu dengan menunjuk tempat susu).
9 bulan
·      Dapat berdiri dengan berpegangan.
·      Mulai mengoceh.
·      Mulai mengenali &mengetahui benda-benda disekitarnya.
·      Mulai mengeksplorasi/ berjalan sambil berpegangan.
·      Dapat minum dari gelas bertutup (sippy cup-gelas bertutup yang ujung tutupnya bercorong bolong-bolong seperti dot)
·      Dapat makan dengan menggunakan tangannya sendiri.
·      Dapat membeturkan dua benda yang ada ditangannya.
·    Bermain ciluk ba
·    Dapat mengatakan ’mama’ dan ’dada’ dengan tepat (mama kepada ibu dan dada ke ayah)
10 bulan
·      Melambaikan tangan (goodbye)
·      Mengambil benda dengan ibu jari dan telunjuk seperti menjepit (menjumput)
·      Dapat merangkak dengan baik.
·      Mengatakan ’mama’ dan ’dada’ dengan tepat.
·      Dapat mengekspresikan keinginannya dengan gerakan
·    Dapat berdiri sendiri dalam beberapa saat
·    Dapat menaruh barang ke dalam tempat tertentu (misalnya kotak)
11 bulan
·      Mengatakan ’mama’ dan ’dada’ dengan tepat.
·      Bermain ciluk ba
·      Dapat berdiri sendiri untuk beberapa detik.
·      Mengeksplorasi sekitarnya
·      Mulai mengerti ’tidak’ dan instruksi singkat lainnya (misalnya ambil,  itu)
·      Mulai suka menaruh atau memindahkan benda ke dalam tempat tertentu (misalnya kotak)
·    Mengatakan 1 kata lain selain ’mama’ dan ’dada’
·    Dapat membungkuk dari posisi berdiri.
12 bulan
·      Meniru orang lain
·      Menyatakan keinginan dengan gerakan tubuh (seperti menunjuk, menggeleng, mengangguk)
·      Mulai berjalan beberapa langkah
·      Mengatakan 1 kata lain selain ’mama’ dan ’dada’
·    Berjalan sendiri
·    Membuat coretan dengan crayon
·    Mengatakan 2 kata lain selain ’mama’ dan ’dada’
13 bulan
·      Menggunakan dua kata secara tepat seperti kata ’hai’ dan bye (dadah).
·      Mengambil benda sambil membungkuk
·      Senang melihat bayangannya (misalnya bercermin)
·      Dapat menahan tangan dan kakinya untuk membantu orang lain memakaikan pakaian padanya.
·    Menggabungkan kata dan gerakan untuk menyatakan keinginannya (misalnya susu sambil menunjuk tempat susu)
·    Dapat menggelindingkan bola.
14 bulan
·      Makan dengan tangan
·      Dapat mengambil benda dari kotak/ mengosongkan kotak
·      Meniru orang lain
·      Sudah dapat berjalan dengan ditatah
·      Meniru permainan
·      Menunjuk anggota badannya saat ditanya (misalnya: dapat menunjuk kepala, telinga)
·      Dapat merespon perintah yang datang padanya (misalnya: cium ibu)
·    Dapat menggunakan sendok atau garpu.
·    Dapat memasangkan tutup dengan tempatnya.
·    Dapat mendorong atau menarik mainan sambil berjalan.
15 bulan
·      Bermain dengan bola
·      Menguasai 3 kata dan sering digunakan
·      Berjalan mundur
·      Membuat coretan-coretan dengan menggunakan crayon
·      Dapat berlari
·      Mengadopsi kata ’tidak’ sebangai kata favorit.
·    Minta diambilkan barang-barang
·    Dapat meletakan jari didepan mulutnya dan mengatakan ’shh’
16 bulan
·      Dapat membalik halaman buku.
·      Cenderung temper tantrumbila frustrasi/marah
·      Memiliki benda tertentu yang selalu ingin dipegangnya.
·      Mulai belajar mendaki/menaiki sesuatu
·      Dapat menumpuk 3 balok
·      Menggunakan sendok atau garpu
·      Belajar cara yang tepat untuk menggunakan benda tertentu (misalnya telepon)
·    Dapat membuka salah satu bajunya sendiri (misalnya celana atau kaus).
·    Mulai susah makan / rewel/banyak maunya
·    Tidur siang satu kali.
17 bulan
·      Mulai menggunakan 6 kata secara teratur
·      Senang bermain pura-pura (misalnya: bermain menjadi superman)
·      Senang mengendarai mainan.
·      Memberi makan boneka
·      Ucapannya mulai jelas
·      Dapat melempar bola dengan lebih baik.
·    Berjoget mengikuti musik
·    Dapat mengelompokkan mainan berdasarkan warna, ukuran atau benutknya
·    Dapat menendang bola ke depan.
18 bulan
·      Mau membaca buku sendiri
·      Membuat coretan-coretan
·      Dapat membentuk kalimat dengan 2 kata (misalnya: mau makan)
·      Dapat sikat gigi dengan bantuan
·      Dapat menumpuk 4 balok.
·    Dapat melempar bola dengan ayunan yang tinggi.
·    Dapat membongkar pasang mainan
·    Mulai menunjukkan kesiapan untuk melakukan toilet training.
19 bulan
·      Dapat menggunakan sendok dan garpu
·      Berlari
·      Melempar bola dengan ayunan kecil
·      Menikmati membantu orang-orang disekitar (misalnya menyapu, mengambil barang)
·      Mengerti hampir 200 kata
·      Dapat mengenali bila melakukan kesalahan (misalnya memanggil kucing sebagai ayam)
·    Dapat mencuci tangan dan mengeringkannya dengan bantuan orang lain.
·    Dapat menunjuk gambar atau benda tersebut ketika disebutkan namanya.
·    Dapat mengenali ketika ingin buang air kecil.
20 bulan
·      Memberi makan boneka
·      Dapat mencopot bajunya sendiri
·      Dapat membuang benda dengan mencontoh orang lain (misalnya membuat sampah).
·      Belajar kata-kata baru 10 atau lebih dalam 1 hari.
·      Dapat menaiki tangga (namun mungkin tidak dapat turun)
·    Mungkin mulai mengeksplorasi alat kelaminnya.
·    Menggambar garis lurus.
·    Dapat menyebutkan beberapa anggota badannya.
21 bulan
·      Dapat menaiki tangga
·      Dapat membuat tujuan yang mudah misalnya memutuskan untuk menaruh mainan ditempat tertentu
·      Melempar bola dengan ayunan tinggi/kuat
·      Menendang bola
·      Menyusun 6 balok
·    Menyebutkan nama gambar tertentu pada buku
·    Dapat menuruni tangga
22 bulan
·      Menendang bola
·      Dapat mengikuti 2 instruksi yang diberikan padanya (misalnya ambil bolanya dan berikan ke ibu)
·      Dapat menyusun puzzlesederhana
·      Menggambar garis lurus
·      Menyebutkan beberapa anggota tubuhnya.
·     Dapat memakai baju yang longgar
·    Mungkin siap untuk tidur ditempat yang lebih besar
·    Memahami konsep kebalikan. Misalnya tinggi vs pendek
23 bulan
·      Dapat menyebutkan gambar dalam sebuah buku
·      Dapat menggunakan 50-70 kata-kata.
·      Dapat membuka pintu
·      Dapat menyanyikan lagu/melodi sederhana
·      Mulai tertarik untuk bermain dengan anak lain.
·    Membicarakan diri sendiri (seperti apa yang disukai, tidak disukai)
·    Sering bertanya ’kenapa?’
24 bulan
·      Dapat menyebutkan sedikitnya 6 anggota tubuhnya
·      Setengah dari perkataannya mulai dapat dipahami.
·      Dapat mengucapkan kalimat dari 2-3 kata
·      Berbicara tentang dirinya sendiri
·      Mengatur benda-benda berdasarkan kategorinya
·      Dapat berjalan menuruni tangga
·    Mulai mengerti konsep abstrak seperti ’nanti’ atau ’sebentar lagi’.
·    Mulai menyadari adanya perbedaan jender laki-laki dengan perempuan.
·    Belajar melompat.
25-26 bulan
·      Dapat menyusun 6 balok
·      Cara berjalan lebih halus.
·      Menggunakan kata ganti orang seperti saya, kamu
·      Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri.
·    Dapat mengucapkan kata-kata dengan jelas
·    Dapat menggambar garis vertikal.
27-28 bulan
·      Melompat dengan kedua kaki
·      Dapat membuka pintu
·      Mengerti/memahami istilah. Misalnya besar, halus, dll
·      Menggambar garis vertikal.
·    Mulai mengenali alfabet.
·    Dapat berdiri dengan satu kaki. (keseimbangan)
29-30 bulan
·      Menggosok gigi dengan bantuan orang lain
·      Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri
·      Dapat menggambar lingkaran
·      Dapat berdiri dengan satu kaki (keseimbangan)
·    Dapat memakai kaus
·    Menyebutkan 1 warna
·    Menyebutkan 1 nama teman
31-32 bulan
·      Dapat menyebutkan namanya sendiri
·      Menggambar lingkaran
·      Memakai kaus snediri
·      Dapat berdiri dengan satu kaki bergantian untuk beberapa saat.
·      Mengenali alfabet
·      Menggosok gigi sendiri
·    Menggunakan 2 kata sifat
·    Dapat menggambar silang
·    Dapat menunjuk benda bila orang lain menyebutkan fungsinya (misalnya bila ibunya bilang mana tempat untuk minum? Dia dapat menunjuk gelas)
33-34 bulan
·      Dapat menyebutkan 1 jenis warna
·      Dapat menyebutkan 1 nama temannya
·      Dapat mengikuti percakapan sederhana.
·      Dapat naik dan turun tangga dengan kaki kanan dan kiri.
·      Mulai mengunakan istilah diatas, didalam, disana.
·      Perkataan sudah lebih jelas (75% dapat dimengerti).
·      Dapat menyusun 8 blok.
·    Dapat melakukan toilet training (diminta untuk pipis atau buang air besar) di siang hari.
·    Dapat menggoyang-goyangkan ibu jari (jempol).
·    Dapat mengekspresikan berbagai emosi (misalnya marah, senang, sedih, takut dsb).
·    Dapat menggambarstick figure (gambar orang yang terdiri dari lingkaran dan garis silang saja)
35-36 bulan
·      Dapat mengenali kegunaan 2 benda
·      Dapat membuat kalimat yang terdiri dari 3-4 kata.
·      Dapat menyebutkan 2 kegiatan seperti melompat dan meloncat.
·      Dapat melompat di tempat dan melompati sesuatu.
·      Dapat mengikuti 2 atau 3 perintah/permintaan.
·      Dapat berpisah dari orang tuanya.
·      Dapat mengendarai sepeda roda 3.
·    Dapat berdiri diatas satu kaki dengan bergantian selama 3 detik.
·    Dapat berpakaian sendiri.