Certified Instructors-Indonesian Board of Hypnotherapy

Showing posts with label Jadwal Workshop. Show all posts
Showing posts with label Jadwal Workshop. Show all posts

Wednesday, February 27, 2013

Memimpin dengan EPos


Hampir setiap pagi setiap bertemu kawan-kawan, saya senang untuk membicarakan apa saja yang bisa membuat terinspirasi dan menginspirasi. Baru saja saya berbincang-bincang dengan office boy yang saya sedang semangati untuk melanjutkan sekolahnya. Memang kepedulian saya dipengaruhi oleh pertemanan kami yang sudah terjalin selama tujuh tahun. Saya melihat ada keinginnya untuk berubah namun beberapa faktor "mengganggu" langkahnya. Harus diMOTIVASI. 

Seperti yang saya katakan pada tulisan saya sebelumnya, saat kita memotivasi orang, bukan kita yang menjadi motivasinya. Kita hanya perlumemunculkan MOTIF untuknya berAKSI. Suatu hari ia dipanggil oleh pihak manajemen, karena masa mengabdinya yang sudah lama, ia ditawari menjadi staf admin. Karena pendidikannya yang tidak tamat SMA, ia tidak melanjutkan kelas 3 SMA tepatnya, tentu pihak manajemen tidak dapat memproses rencana awalnya. Saya menawarinya zakat saya untuk membantu biaya sekolahnya, memang untuk satu program zakat saya hanya bisa membantu dan belum menutup semua biaya yang dibutuhkan. 

Menawarkan zakat ini bagian dari kampanye saya dalam ekonomi syariah yang menjadikan zakat sebagai leverage (daya ungkit) yang dapat mengoptimalkan kehidupan orang-orang ekonomi kelas bawah agar terungkit naik ketingkat menengah lalu ke atas. Anda yang ingin bergerak bersama saya untuk menawakan zakat Anda untuknya bisa menghubungi saya di setiawan.andrie@gmail.com. 

Apa hubungannya dengan memimpin dengan EPos? EPos singkatan dari Energi Positif. Kawan saya ini seorang suami dan juga seorang ayah dan artinya ia adalah seorang pemimpin baik dalam keluarganya maupun untuk dirinya sendiri. Kami berbincang tentang bagaimana ia bisa menjadi pemimpin yang H.E.B.A.T. untuk keluarga dan dirinya sendiri. Sebagai seorang pemimpin, ia harus menyadari tentang 3 hal; KEAHLIAN, ASET, ENERGI POSITIF.

Seorang Pemimpin harus AHLI. 

Yes, ia harus terampil. Terampil dalam hal memimpin tentunya. Apakah seorang pemimpin harus menjadi spesialis dalam hal tertentu. Sepengamatan saya, para pemimpin hebat adalah mereka yang mampu mengakomodasi orang-orang yang dipimpinnya. Artinya, pada level pemimpin seseorang saatnya menjadi generalis ketimbang spesialis. Seorang pemimpin adalah orang yang AHLI dalam memimpin orang-orang AHLI, seorang Generalis yang memimpin para Spesialis. Tentu menjadi AHLI, Anda harus punya banyak pengetahuan yang selain ini dapat membangun kredibilitas juga dapat membantu menyelesaikan persoalan-persoalan pengikut Anda. 

Menjadi AHLI dalam memimpin sama seperti ketika Anda ingin mendapat manfaat dari olahraga, Anda harus melakukan dan mengalaminya sendiri. Pengalaman Anda akan banyak membantu menjadikan Anda AHLI dalam memimpin. Hal diatas yang saya paparkan hanya sekelumit saja yang bisa menjadikan Anda AHLI dalam memimpin. Cari sumber-sumber lain, bacaan, buku, audio seminar, guru, dan tulisan-tulisan saya di Blog ini. 

Bersyukurlah pada Tuhan atas ASET yang diberikan Nya pada Anda. Tuhan memberikan tiga ASET yang melekat pada diri kita dan jika kita mengatakan kita bersyukur pada Yang sudah memberi ASET ini, maka caranya adalah GUNAKAN lah. Karena hukum alamiah dari ASET yang melekat pada diri kita adalah GUNAKAN atau MUSNAHKAN. Kalau kita tidak menggunakannya maka dengan sendirinya aset tersebut akan musnah, itu adalah hukum alam yang berlaku baik Anda percaya atau tidak. 

Tiga ASET yang saya maksudkan adalah FISIK, KECERDASAN, HATI. Mensyukuri ASET FISIK adalah dengan bekerja keras. Bekerja keras adalah full action dan zero complain. Setiap dari kita dalam menjalankan tugas, pasti kita pernah mengalami hal-hal yang mungkin Anda sebut sebagai masalah, hambatan, atau apapun yang saya sendiri menyebutnya sebagai tantangan. Masalah sebenarnya adalah ilusi pikiran kita. 

Masalah menurut kebanyakan orang adalah saat Keinginan dan Kenyataan dipisahkan oleh Gap atau Jarak, padahal jarak tersebut belum tentu menjadi masalah bagi Anda. Mari kita uji bahwa ini benar ilusi pikiran kita; 

Anda harus menyeberang sebuah selokan, dari sisi satu ke yang lain berjarak 1/2 meter. Apakah ini masalah? Saya yakin Anda tidak akan menganggap ini masalah karena Anda bisa dengan mudah melangkah keseberang. 

Jika jarak (Gap) sisi yang satu ke yang lainnya adalah 1 meter, apakah ini Anda sebut masalah? Mungkin Anda masih bisa melompatinya, yah paling tidak ini Anda anggap TANTANGAN. 

Jika jaraknya adalah 2 meter, apakah ini masalah bagi Anda? Sebagian dari Anda menganggap 'ya, ini masalah'. Bagaimana kalau di sisi selokan ada papan sepanjang 3 meter yang mampu menahan beban tubuh Anda? Pasti ini bukan masalah bagi Anda dan jika memang tidak tersedia papan tersebut Anda masih tetap bisa mencarinya bahkan membuatnya. Benar, kan? So, Masalah itu ilusi pikiran yang Ada adalah tantangan. 

Setiap kali saya mendapati keiinginan saya tidak sesuai dengan kenyataan, maka saya katakan... MENARIK! Kata ini memicu otak untuk mencari jalan keluarnya bukan malah tersesat didalam labirin keluhan yang akan menguras energi kita dak kita kemudian mati kelelahan. 

Tuhan memberi kita Fisik yang memiliki batasan. Anda yang sudah melewati masa pertumbuhan, tinggi badan Anda akan 'mentok' dan tidak bertambah lagi. Tinggal perkembangan Anda yang masih bertambah alias badan kita bertambah melar dengan lemak..hehehe... Itu perbedaan antara Pertumbuhan dengan Perkembangan. Tumbuh itu keatas dan berkembang itu kesamping. Jadi, kita sudah tidak tambah tinggi tapi tambah melar...hehehe. 

Baiklah, mari kita kembali ke pembicaraan. Jika tubuh Anda setinggi 167cm dan harus memetik buah setinggi 250cm, apa yang Anda lakukan? Ya' betul, Anda mengambil galah dan beberapa dari Anda mengambil tangga, walaupun sisanya dari Anda memutuskan untuk memanjat menggunakan ASET FISIK Anda. Anda yang mengambil galah atau tangga, Anda sedang mengandalkan ASET KECERDASAN Anda. Mensyukuri ASET FISIK, Anda bekerja keras. Mensyukuri ASET KECERDASAN, Anda kerja cerdas. 

Kita semua diberi waktu 24 jam tapi mengapa ada orang yang bisa mengerjakan pekerjaan lebih banyak? Mereka bekerja dengan kecerdasan mereka selain fisiknya. Lalu, setelah Anda menggunakan dua ASET tersebut, Anda masih tetap harus menggunakan ASET HATI, kerja ikhlas. Kata guru saya, ikhlas itu tidak diucapkan tetapi dirasakan. Setelah mengerjakan tugas Anda sebagai pemimpin, jangan diucapkan tapi rasakan saja. 

"Lho... Tapikan perlu tahu apa yang sudah kita lakukan, Ndrie." 

Betul,Sahabat Hebat... Ini polanya, TUNJUKKAN kepemimpinan Anda pada pengikut Anda, biarkan pengikut Anda MeRASAKANnya, setelah itu baru Anda boleh memBERITAHU apa yang sudah Anda lakukan. 

Memimpin dengan EPos.

Coba Anda perhatikan wajah pemimpin-pemimpin sukses dan silakan lihat wajah-wajah pemimpin-pemimpin yang gagal kemudian ditangkap polisi dan sedang dalam proses hukum. Masing-masing dari mereka mengeluarkan energi yang dapat Anda rasakan dan hebatnya Anda bisa merasakan perbedaan energi positif dan negatif. 

Energi ini masing-masing akan menarik energi serupa. Jika Anda pernah mendengar keluhan seseorang, "aduuuuh..kenapa ya kok setiap hari ada aja masalah. Hidupku ini kok masalaaaaaah terus." Perhatikan wajah orang itu, energi yang Anda rasakan dari wajahnya positif atau negatif? 

Kata guru saya lagi, energi itu tidak bertambah dan energi tidak dapat dimusnahkan, jumlah energi adalah tetap. Energi bisa berpindah dan bisa juga bertransformasi berubah bentuk. Saat Anda makan, yang sebenarnya yang Anda manfaatkan adalah bukan daging yang Anda makan melainkan energi yang tersimpan didalam daging tersebut. Energi tersebut berpindah kedalam tubuh Anda dan Anda menjadi lebih berenergi sebesar energi yang masuk kedalam tubuh Anda. Energi ini kemudian Anda keluarkan dalam bentuk aktifitas, pekerjaan Anda. Energi fisik dan pikiran berubah menjadi penghasilan yang didapat sebesar energi yang sudah dikeluarkan. Penghasilan tersebut dibelikan makanan yang akan kembali menjadi energi tubuh Anda, sebagian untuk membeli kebahagiaan Anda dan keluarga yang juga akan menjadi energi bagi pikiran Anda. 

Alam semesta ini juga kumpulan dari energi. Saat Anda mengeluarkan energi positif, Anda akan mendapatkan hal positif kembali kepada Anda. Sebaliknya, jika negatif yang Anda keluarkan maka hal-hal negatif yang akan datang pada diri Anda. 

"Ndrie, gimana kalau saya sudah mengerjakan hal-hal positif untuk bawahan saya tetapi ia membalasnya dengan keburukan, itu bagaimana?" 

Cek diri, jangan-jangan Anda sedang mencairkan tabungan energi negatif Anda yang pernah Anda lakukan pada orang lain. Atau, Anda tetap tenang karena Anda sedang menabung dalam rekening tabungan energi Positif, Anda akan mencairkannya nanti saat Anda membutuhkannya. Berbuat baik pada banyak orang dan Anda sedang memperbanyak tabungan energi positif Anda. Dan Anda yang ingin menyampaikan zakat Anda untuk orang yang membutuhkan, insyaAllah Anda sedang menambah saldo tabungan energi positif Anda. Selamat memimpin dengan EPos

Monday, February 18, 2013

Super Teenager, Super Hero; Menjadi Remaja H.E.B.A.T


Minggu 17 Feb 2013 dalam pesawat dari Pangkal Pinang menuju Jakarta
Seminar dan Workshop Super Teenager Super Hero. Menjadi Remaja H.E.B.A.T*
(Akronim H.E.B.A.T dan maknanya menjadi hak intelektual Andrie Setiawan.)

Saya masih didalam pesawat kembali menuju Jakarta dari Pangkal Pinang. Dalam banyak perjalanan keliling Indonesia berbagi ilmu melatih keterampilan, baru kali ini rasanya saya menuliskan live reportnya. Bukan karena tidak ingin membaginya, selama ini saya tuliskan dalam FB maupun Twitter.

Kepolisian Resor Pangkal Pinang menjadi pionir dalam menjalin hubungan dengan para remaja di area yang menjadi tanggung jawabnya. Acara bertajuk Polisi Sahabat Pelajar ini pertama kalinya diadakan oleh kepolisian Republik Indonesia dan bersyukur saya terlibat didalamnya sebagai pembicara Inspirator remaja H.E.B.A.T.

Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa awal. Dan dalam masa perubahan ini, para remaja memiliki tugas yang menantang untuk dilalui. Pergaulan mereka mulai menjadi lebih luas, pilihan informasi tentang apa saja yang berkaitan dengan hidup (mereka) mulai berdatangan, dan beriringan dengan energi fisik yang meningkat.

Dalam masa seperti ini, mereka harus dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni untuk menjalankan hidup jika tidak ingin menjadi "korban" arus perubahan. Hidup ini tidak seperti air yang hanya mengalir mengikuti arus, hidup ini seperti bahtera diatas samudera yang memilki banyak pilihan arah dan dibutuhkan nakoda terlatih untuk mengarunginya.

Mereka membutuhkan kedewasaan menjalani ini semua. Saya setuju apa yang pernah dikatakan oleh iklan (baca:iklannya bukan produknya, "Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa adalah pilihan." Secara alamiah, memang beberapa orang memperoleh kedewasaannya sejalan dengan usia dan pengalaman hidupnya namun kedewasaan, saya pikir, akan lebih segera diperoleh dengan pendidikan dan latihan.

Beberapa orang menjadi lebih dewasa dari lainnya karena orang-orang pertama menjalani lebih banyak persoalan hidup dan belajar dari hal-hal tersebut. Ini yang saya maksud bahwa kedewasaan bisa diajarkan dan dilatih. Dalam pendidikan dan latihan, para remaja diberikan persoalan-persoalan yang bersifat analogi dan metafora sesuai dengan prinsip-prinsip positif kehidupan.Dengan miniatur dan representasi persoalan kehidupan, para remaja belajar menghadapi jika suatu saat mereka mendapatkan mereka mendapatkanpersoalan serupa.

Banyak ahli mengatakan, masa remaja adalah masa pencarian identitas. Saya setuju walau saya punya pandangan berbeda. Masa remaja adalah masa MENUNJUKKAN IDENTITAS. Mereka sudah tahu apa maunya namun mereka perlu mendapatkan informasi yang benar bagaimana mereka dapat memperoleh yang diinginkannya. Saya tidak percaya jika ada yang mengatakan ada remaja yang (berpredikat) nakal. Mereka hanya ingin menunjukkan identitas namun memiliki informasi yang salah tentang bagaimana melakukan hal itu.

Menjadi inspirator Remaja HEBAT, saya mendefinisikan apa yang disebut HEBAT untuk para remaja. HEBAT adalah akronim yang berarti;
H =Harapan dan Impian
E =Energi Positif
B =Badan Sehat
A =Andal dan Handal
T =Tekad Kuat dan Bulat

Seorang remaja harus memiliki HARAPAN dan IMPIAN, dengan begitu ia tahu hasil apa yang ingin dicapainya. Setelah memiliki harapan dan impian, mereka harus meyakini bahwa harapan dan impiannya adalah baik, untuk dirinya sendiri dan tentu untuk orang banyak. Kebaikan untuk banyak orang diartikan sebagai sikap toleransi yang mengikis egoisme yang semakin menebal dikalangan masyarakat. Sederhanya begini, seorang remaja yang ingin menjadi seorang pembalap, tentu ia hanya melakukan kebut-kebutan diarena balap. Jika ia melakukannya dijalan raya sebagai dalih dari latihan, maka tujuan itu telah menjadi tidak baik bagi banyak orang.Setelah meyakininya, seorang remaja harus memiliki strategi agar bisa mendapatkan impiannya.

Remaja ,yang kita sama-sama ketahui,  memiliki energi besar harus mengetahui dan memanfaatkannya untuk hal-hal positif. Kepercayaan diri dan kebaikan hati dapat menjadi ENERGI POSITIF. Kesenangan membantu orang menghasilkan lebih banyak energi positif yang dapat berupa bantuan-bantuan dari banyak orang saat kita membutuhkan. Keyakinan bahwa yang baik akan berhasil menguatkan usaha yang kemudian terbentuk nilai-nilai pribadi yang kuat yang berguna untuk menyaring pengaruh-pengaruh negatif dari luar yang dapat melemahkan usaha-usaha menuju kebaikan.

Energi Positif harus diimbangi dengan energi fisik. Kita pasti sudah mengetahui dan memahaminya. Dan energi fisik harus diimabangi oleh energi mental. Seperti pepatah mengatakan, “Di dalam Tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.”  Bahkan saya memercayai juga sebaliknya. Jiwa yang sehat akan menjaga tubuh yang kuat. Remaja tidak membutuhkan ROKOK dan NARKOBA. Mereka hanya membutuhkan aktifitas Tubuh dan Mental yang baik serta informasi yang benar untuk berbadan sehat. Saya percaya bahwa rokok adalah pintu gerbang bagi remaja untuk mencoba barang-barang adiktif lainnya, NARKOBA. Anda tahu, para perokok, bahwa Anda pun sudah tidak lagi membutuhkan rokok saat ini. Anda yang mulai merokok saat remaja, Anda, tidak benar-benar membutuhkan rokok saat itu. Silakan Anda mengingat-ingat hal tersebut. Saat itu Anda hanya butuh diakui agar Anda mendapatkan pengakuan dari teman-teman sebaya Anda, kan? Pada masa itu, remaja sudah mulai mengenal Group Identification. Seorang remaja yang ingin diakui oleh kelompoknya harus memiliki identitas serupa dengan anggota kelompok tersebut. Saat itu lah para remaja mulai membentuk organisasi, hal positif yang rawan tergelincir menjadi negatif seperti pembentukan geng-geng. Saat ini? Saat Anda sudah dengan mudah mendapatkan pergaulan, Anda sudah tidak membutuhkan rokok, kan? Mengapa Anda masih merokok saat ini? Karena pikiran manusia sangat pintar membuat alasan. Pikiran Anda akan mengatakan bahwa Anda membutuhkan rokok karena dengan demikian Anda akan menjadi lebih tenang dan dapat berpikir dengan baik, dan dengan senyum saya menjawab pikiran Anda, “Tanpa Rokok pun, Anda dapat menjadi lebih tenang dan berpikir dengan baik. Jika Anda ingin, silakan hubungi saya di setiawan.andrie@gmail.com dan ijinkan saya memberitahu caranya.

Sudah fitrahnya manusia, ia akan selalu mencari lingkungan sosialnya. Dalam lingkungan tersebut, nyatanya, terdiri dari bermacam-macam orang dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dengan begitu, setiap anggota akan menjadi dibutuhkan dan membutuhkan satu sama lain. Dalam hal demikian, ada orang-orang yang sedikit dibutuhkan dan ada yang sangat dibutuhkan. Dalam kehidupan remaja, hal ini juga terjadi dengan kekhususan yang disebut solidaritas tinggi. Setiap remaja selalu ingin menjadi anggota kelompok yang dapat diANDALkan dan HANDAL dalam melakukan tugas-tugas kelompoknya. Anda sering mendengar, tentunya, sebuah perkelahian antar pelajar sering kali dipicu hal-hal sepele. Solidaritas yang sangat tinggi ini yang menguatkan hal-hal yang bersifat kebersamaan. Mengarahkan pola pikir REMAJA untuk menjadi HANDAL dan dapat diANDALkan pada hal-hal yang baik akan membantu mereka mendapatkan hal-hal yang menjadi “tugas utama” mereka dalam kelompoknya yaitu MENJADI POPULER diantara para remaja lain.

Setiap fase tumbuh kembang, setiap orang memiliki tugas-tugas dan seorang anak yang beranjak remaja harus diajarkan tentang tujuan hidup. Tentu dengan informasi yang benar, karena ,sekali lagi, saya tidak percaya ada remaja nakal melainkan hanya remaja yang memiliki informasi yang kurang tepat. Tujuan hidup haruslah dapat mereka lihat dengan jelas sehingga mereka tidak mudah “tertipu” oleh rayuan yang seolah memperlihatkan kebaikan namun berdampak membahayakan mereka. Seperti cerita di bawah ini;

Suatu hari ada satu orang Indonesia meninggal dunia dan malaikat menemui jiwanya. Karena orang Indonesia kadang-kadang melakukan kebaikan walau kadang-kadang dampaknya juga merugikan orang lain, maka malaikat tersebut mempersilakan orang ini untuk memilih.

“Kamu ingin masuk surga atau neraka?” Tanya malaikat.

Bingung lah orang ini dan berkata dalam hatinya, “Nah, lho. Kok disuruh milih? Gue jadi bingung nih. Kalo kata orang-orang sih masuk surga enak, dan kenapa gue harus memilih. Pilihannya neraka, lagi. Duh gimana nih...”

Malaikat tahu apa yang menjadi pikirannya dan melanjutkan perkataannya, “Kalau kamu bingung, biar saya tunjukkan bagaimana keadaan neraka dan surga. Mana yang kamu ingin lihat terlebih dahulu?”

“Surga deh, malaikat.” Pilih orang itu.

Dibukanya pintu surga dan terlihat suasana yang tenang dan menenangkan. Sungai mengalir, burung berkicau, suasananya teduh dan orang itu terhentak karena pintu segera ditutup.

“Sekaran saya mau liat neraka.” Pinta orang itu

Pintu neraka dibuka dan terlihat sebuah pesta yang menggembirakan. Semua orang tampak bergembira. Cahaya warna-warni mengelilingi. Orang-orang bisa makan dan minum sepuasnya diiringi musik dan tarian-tarian. Ini benar-benar membuat orang itu bingung karena ternyata NERAKA lebih bergembira. Akhirnya ia memutuskan;

“Saya pilih NERAKA, malaikat.”

“Baik, kamu akan dimasukkan ke dalam neraka besok.”

Keesokannya dengan bersemangat ia menuju neraka dan masuklah ia. Begitu masuk, ia langsung disambut makhluk-makhluk besar mengerikan dan mencambuknya dengan cambuk api dan kepedihan yang tak terperi ia rasakan. Proteslah ia pada malaikat yang mengantarkannya.

“Wahai malaikat, ini tidak seperti yang aku lihat kemarin, bagaimana ini?”

Malaikatpun menjawab, “Hai manusia, tidakkah engkau tahu, kemarin itu NERAKA sedang PROMO.”

Maka saya katakan pada para remaja itu, “Kalau ada yang tawarin narkoba, itu artinya neraka lagi promosi. Hehehe

Hari ini NARKOBA, besok PENJARA, lusa masuk NERAKA. TEKAT KUAT dan BULAT mereka butuhkan untuk bertahan hanya pada tujuan-tujuan yang baik.

POLISI...YES...
PELAJAR...OK...
MAKSIAT...NO...
KEBAJIKAN...YES...YES...YES...OK...

Begitulah komitmen Polisi dan Pelajar Pangkal pinang yang terikat dal bentuk yel yel yang selalu diteriakkan sepanjang acara.

Saturday, October 22, 2011

Emosi Meledak?!! Klik… Padam deh…


Emosi? Banyak yang salah dengan kata ini. Saat mendengar kata ini kebanyakan orang mengasosiasikannya dengan MARAH. Betul ya? Kebanyakan dari Anda berpikir seperti itu, kan?

Sekarang, lihatlah anak Anda (jika saat membaca ini Anda sedang tidak bersama mereka, bayangkanlah). Apa yang Anda rasakan? SAYANG, CINTA, RINDU, dan atau mungkin SEDIH karena saat ini Anda ingin bersama mereka namun harus menahan diri sampai waktunya tiba.

Sahabat, perasaan di atas juga merupakan emosi. Jadi apa sebenarnya emosi? Secara teknis Emosi adalah Kondisi pikiran hasil dari interaksi kimia tubuh dan Stimulus dari luar tubuh kita. Interaksi ini juga mempengaruhi gejala fisiologis atau sederhananya tubu kita bereaksi.

Sekarang ingat lagi kondisi saat Anda merasa bahagia.Apa yang membuat Anda bahagia saat itu? Apakah Anda membuat diri Anda sendiri berbahagia? TIDAK, Anda saat itu mengingijinkan diri Anda bahagia dan ada sesuatu dari luar diri Anda yang memicu itu, kan? Ya memang, pemicu itu buka satu-satunya penyebab Anda bahagia bahkan bagi para praktisi teknologi pikiran mengubah perasaan sedih menjadi bahagia adalah bukan hal sulit.

Sekali lagi saya hanya ingin mengilustrasikan bahwa Bahagia adalah juga emosi dan Anda juga tahu bahwa emosi sangat penting peranannya dalam hidup kita. Emosi sudah menjadi bagian dari diri kita yang juga telah lama menemani kita dalam setiap mengambil keputusan.

Bukan hanya ‘pikiran logis’ saja yang berperan saat Anda memilih sesuatu. Saat Anda mengandalkan hanya ‘pikiran logis’ saja sebenarnya Anda adalah orang yang tidak logis. Mau contoh lagi?

Sahabat, sebagai penulis yang suka memprovokasi pikiran orang-orang disekitar, saya juga melatih banyak praktisi penjualan dan kepada mereka saya katakan bahwa setiap pembelian memiliki keputusan emosional.

Dalam membeli pakaian selain kenyamanan dan model yang sesuai alias matcing dengan acara yang akan dihadiri Wanita dan Pria memiliki kebutuhan emosional yang berbeda. Secara umum wanita berpakaian untuk ditunjukkan dan mendapatkan respon dari suaminya sedang para pria berpakaian untuk ditunjukkan dan mendapatkan respon dari semua wanita.

Eits... hehehe... mulai ada pikiran yang terprovokasi ya...

Baiklah, satu contoh lagi. Dua buah dealer mobil menjual mobil yang sama namun tentu saja dengan salesman yang berbeda. Dearler yang pertama memiliki salesman yang sangat tidak ramah namun tidak jauh dari tempat itu di dealer kedua memiliki salesman yang ramah. Saya tahu bahwa dealer kedua berpeluang menjual mobilnya pada Anda. Ya kan... karena ada kebutuhan emosional yang kemudian menjadi pertimbangan Anda dalam membuat keputusan membeli.

Sekali lagi... Emosi adalah baik karena ia menjaga Anda dari kerugian baik secara fisik maupun mental.

Tapi emosi yang tidak terkontrol menjadi sumber bencana bagi mereka yang sudah pernah merasakannya. Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah koran dan satu berita mengatakan bahwa seorang suami membunuh istrinya padahal mereka baru menikah sembilan hari. OMG... Sahabat, masih banyak kejadian-kejadian konyol karena tidak terkontrolnya emosi.

Abis gimana dong, Ndrie... rasa sebel gue muncul lagi kalau inget yang udah-udah.

Begitulah kalimat yang sering kita dengar, kan? Membayangkannya saja akan mengembalikan rasa sebel nya. Padahal dia juga tahu bahwa hal itu sudah tidak terjadi lagi. Mengapa perasaan itu muncul lagi? Itu lah uniknya pikiran manusia. Tapi Anda sadar juga kan bahwa kita hidup di masa kini menuju masa depan, masa lalu menjadi pelajaran dan pelajaran yang akan benar-benar menjadi pelajaran saat Anda telah dapat memisahkan emosi negatif dengan manfaat pelajaran (hikmah) nya.

Seseorang yang selalu secara terus menerus melihat masa lalunya padahal ia ingin menuju masa depannya, ia seperti seseorang yang sedang mengendarai mobil namun kedua matanya hanya tertuju pada kaca spionnya. Ini yang saya pelajari dari istri saya.

Bayangkan jika Anda terus memerhatikan spion Anda dengan emosi, misalnya Anda mencaci, memaki mengutuk sesuatu di belakang Anda dan terus memerhatikan hal tersebut melalui kaca spion Anda padahal mobil Anda sedang melaju kedepan. Anda dalam BAHAYA.

PISAHKAN EMOSI DENGAN KEJADIANNYA, ANDA AKAN MENDAPAT PELAJARANNYA DAN SIAP MELAJU KE MASA DEPAN.

Apakah dicubit sakit? Sakit lah, Ndrie... Sudah tanya kok tau! Eh Dah tau kok nanya!

Syaraf kulit menerima tekanan dan pembuluh darah dibawah kulit terdepresi, syaraf menginformasikan sensasi ini ke otak dan kemudian otak melanjutkan informasi ini ke tubuh kita untuk Lawan atau Lari. Kebanyakan dari kita adalah menghindar dari cubitan berikutnya. Itu adalah mekanisme bertahan dari otak kita.

Alright! Kita lakukan percobaan kecil... Percobaan pertama, Cubit lengan Anda... Dan rasakan di mana sakitnya. Dalam percobaan kedua kita akan hilangkan rasa sakitnya. Are You Ready?

Okay, let’s get the show on the road! Katakan pada otak, “Wahai otak ku yang baik, tetaplah tenang dan kau tidak akan menerima informasi dari syaraf lenganku. Tetaplah diam disana ya...”

Atur nafas Anda..relaxed 1...2...3...cubit sekarang...aaaah Sakitnya hilang...

Kok bisa? Ini namanya hipnoanastesi. Tanpa bius, pikiran Anda sudah membedakan peristiwa dari emosinya. Sama sederhananya saat emosi Anda meledak. Berikan waktu sejenak pikiran Anda untuk relaks dan Anda terbebas dari ledakan emosi yang tidak bermanfaat.

Saat emosi meledak, otak Anda dibanjiri kimia yang membuat otak dan tubuh Anda semakin tidak nyaman. Bayangkan saja otak Anda memiliki saklar. Saat saklar di tekan KLIK... listrik otak Anda padam sesaat dan membiarkan kimia tadi menguap. Nah... Anda baru saja terhindar dari Ledakan Emosi yang akan membuat tubuh berperilaku diluar kendali.

“Tapi Ndrie, setelah itu apa lagi? Saya khawatir ledakan itu akan muncul kembali.”

Baiklah Sahabat, kita memang harus kerja tuntas sampai puas walau saya sudah lemas...hehehe...

Kita akan berlatih membuat ledakan emosi ini tidak ogah muncul secara lebih permanen, tapi tunggu di tulisan saya berikutnya ya.

Emotional Explosion, Defuse it!

Sunday, October 16, 2011

MOTIVATION (MOTIVE for ACTION)

Apa yang membuat seseorang cepat bagai kilat berlari menuju impiannya dan apa pula yang membuat ia terhenti dan tak tahu kemana ia harus melangkah lagi?
Dalam pelatihan dan seminar yang pernah saya bawakan, sebagian besar materi yang saya berikan adalah bagaimana setiap orang mencapai tujuan dalam hidupnya, tepatnya tujuan-tujuan hidupnya dan bukan tujuan hidupnya. Bingung dengan kalimat yang saya ulang-ulang diatas? Memang, kita hidup memiliki tujuan-tujuan. Disadari atau tidak, kita sedang menuju kesana. 

Jika Anda percaya bahwa Tuhan adalah Maha Baik, maka Tuhan memang sudah menyiapkan tujuan-tujuan baik bagi kita dalam menjalankan hidup. Hanya saja persoalannya, jalan mana yang Anda ambil dan bagaimana cara menjalaninya.

Pencarian jalan pintas menjadi hal yang paling dicari banyak orang namun banyak yang malah tersesat didalamnya. Menjalaninya saja tanpa tahu apa yang harus dilakukan saat mendapat tantangan dan rintangan membuat perjalanan hidup terseok-seok  mungkin terpuruk.

Sahabat, jalan pintas sebenarnya lebih sering tidak dibutuhkan dalam berjalan menuju tujuan. Mengapa demikian? Pernahkah Anda mendengar kata "Makan Asam Garam"? Pasti Pernah ya. Pengalaman hidup sangat penting bagi kita karena dengannya kita belajar agar di kemudian hari saat rintangan datang, Anda sudah terampil dalam menghadapinya. Nah ini dia persoalannya, saya sering melihat bahwa banyak orang tidak sabar menjalani ini.


MINDSET FIRST then STRATEGY

Dalam menjalani kehidupan butuh strategi-strategi dan itu benar, sepertinya sampai saat ini saya juga memercayai itu, tetapi dalam menjalankan strategi-strategi itu membutuhkan kepercayaan yang benar, keyakinan yang baik, dan pola pikir yang selalu berorientasi pada tujuan yang telah kita tetapkan. Apa yang dibutuhkan untuk menjaga semua itu berjalan lancar? MOTIVASI.

Anda membutuhkan Motive dalam setiap Anda melakukan Aksi, Yes... Motivasi adalah Motive untuk beraksi alias alasan/penyebab mengapa manusia mau melakukan apapun untuk mencapai tujuan-tujuannya. 

Sekarang saya akan berikan Anda alasan mengapa Anda harus segera bergerak. Jawablah pertanyaan-pertanyaan saya dalam hati dan cara menjawabnya adalah dengan membiarkan pikiran Anda menjawabnya tanpa intervensi diri Anda yang selalu menginginkan jawaban yang 'terdengar' sesuai. 

Karena Anda tahu bahwa pikiran Anda adalah jujur yang selalu mengatakan apa yang dirasakan dan merasakan apa yang dikatakan.
Pertanyaan Pertama:

Apakah Anda sadar bahwa ada orang-orang yang mencintai Anda dan selalu mendukung Anda untuk sukses? 

Pertanyaan Kedua:

Apakah Anda memiliki orang yang Anda cintai?

Pertanyaan Ketiga:

Apakah Anda sudah tahu apa yang akan Anda lakukan esok?

Jika semua pertanyaan terjawab "Ya", Anda adalah orang yang bahagia. Sahabat, pertanyaan diatas adalah pertanyaan yang ditanyakan oleh Confucius dan selalu saya tanyakan pada diri saya. Saat saya tahu Kenapa, untuk Apa dan Siapa maka saya baru beralih ke Bagaimana. Tiga pertanyaan diatas layaknya ditanyakan berulang-ulang pada diri sendiri yang akan terus menjaga Mengapa kita melakukan apapun.

Sebagai Penutup, 

SEORANG PRIA YANG HEBAT, BERSAMANYA ADA ISTERI YANG MENGHEBATKAN SUAMINYA DENGAN KEKUATAN DAN KESABARANNYA.

Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang)
dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang),
maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang.
Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya
(dengan kasih & sayang)
... maka berjatuhanlahdosa-dosa dari segala jemari keduanya”

(HR. Abu Sa’id)


Tulisan ini saya dedikasikan bagi Isteri saya Dini Suryani yang hingga saat ini membuat saya terus menyadari MINDSET yang baik dan menjalankan STRATEGY untuk menjalani kehidupan dengan tujuannya agar bermanfaat bagi diri sendiri dan orang disekitar kami.





Wednesday, January 6, 2010

Fundamental Hypnotherapy Workshop

Apa itu Hypnosis,

Hypnosis atau di Indonesia dikenal sebagai Hipnotis adalah ilmu komunikasi. Tidak ada yang aneh dalam ilmu ini, apa lagi berhubungan dengan mistis seperti yang dituduhkan seperti banyak orang saat ini.

Anggapan seperti itu bisa jadi karena menonton acara hiburan televisi yang menggunakan teknik-teknik hipnosis. Bisa jadi Anda salah satu yang menduga demikian.

Hypnosis pertama kali kemunculannya digunakan oleh dokter-dokter barat untuk membantu penyembuhan pasiennya yang sampai sekarang dikenal sebagai Hypnotherapy. Sedangkan Hipnosis yang Anda lihat di televisi adalah Hipnosis Panggung (Stage Hypnosis)

Workshop ini akan membuktikan bahwa hipnosis adalah ilmiah dan murni ilmu komunikasi dan Anda dapat membuatnya menjadi lebih bermanfaat ketika mampu membantu orang lain keluar dari masalahnya menggunakan teknik hypnotherapy .

Deskripsi & Target Peserta :

Workshop ini akan mengajarkan peserta untuk dapat memahami konsep dan mekanisme Hypnosis. Target peserta setelah mengikuti Workshop ini adalah dapat melakukan Hypnosis kepada orang lain secara aman dan benar, dan dapat menerapkan aplikasi terapi mental sederhana (Suggestion Therapy) melalui teknik Hypnosis.

Apa yang dipelajari dalam workshop ini
• Mempelajari cara kerja pikiran manusia
• Gelombang otak dan pengaruhnya terhadap kesehatan dan kehidupan
• Mengupas rahasia di balik Hypnosis panggung atau pertunjukan yang sering dihadirkan di TV
• Membedakan Hypnosis dan Hypnotherapy
• Waking Hypnosis
• Sugesti sederhana untuk membawa subjek pada level hypnosis.
• Mengetahui tingkat kedalaman klien saat trance
• Membuat anchor positif pada diri sendiri ataupun orang lain.
• Mempraktekkan Self Hypnosis
• Mempelajari bagaimana menangkal kejahatan ”berkedok” hypnosis.
•Menggunakan beberapa teknik NLP dalam Hypnotherapy

Workshop ini telah dihadiri oleh
• Pengusaha
• HRD
• Psikolog
• Paramedis
• Trainer
• Guru
• Salesman
• Mahasiswa
• Siapapun yang ingin mempelajari dan mengaplikasikan hypnosis untuk kemajuan hidup.

Materi Pelatihan :

* Sejarah Hypnosis
* Mekanisme Pikiran & Tindakan Manusia
* Conscious Mind, Sub-Conscious Mind, Critical Area
* Formal Hypnosis & Informal Hypnosis
* State of Consciousness (Normal State, Hypnosis State, Sleep State)
* Hypnotisability
* Suggestibility & Suggestibility Test
* Prinsip Dasar Sugesti
* Aplikasi Hypnosis
* Waking Hypnosis
* Trance Hypnosis
* Pre-Induction
* Induction
* Deepening
* Depth Level Test
* Suggestion Therapy
* Termination
* Post Hypnotic Suggestion
* Anchor
* Re-Hypnotization
* Ideo Motor Response
* Stage Hypnotism & Routine
* Self Hypnosis Technique
* Davis-Husband Scale


Sistem Pelatihan :

Teori 30% & Praktek 70% (Hands-On Workshop)

Waktu dan Tempat:

30 Jan 2010 jam 9.00 s.d 17.00
Hotel Horison Bekasi

Persyaratan Peserta :

Pendidikan minimal SLTA, dan tidak memiliki hambatan dalam komunikasi verbal (gagap), tidak memiliki hambatan serius dalam kepercayaan diri.


Biaya Pelatihan :

Rp. 1.950.000,-
Early Bird Discount 20%. Berlaku untuk 10 pendaftar pertama yang membayar uang muka (non-refundable down payment) minimal Rp.200.000.- Paling lambat 23 Jan 2010


Dress Code

Bebas dan Rapi



Pengajar :
Andrie Setiawan
Motivation Generator
Menggunakan Teknik Hypnotherapy dan NLP

IBH Certified Instructor
IBH Certified Hypnotherapist
IBH Certified Hypnotist

Senior trainer disebuah perusahaan Asuransi #1 di Indonesia

Profil Andrie Setiawan
http://www.ibhcenter.org/id/anggota/6159

Tulisan Andrie mengenai Hypnotherapy dan pengembangan diri

www.andrie-setiawan.blogspot.com

tulisan di situs organisasi dan publik

www.ibhcenter.org/id/artikel
www.wikimu.com

Training selain Hypnotherapy yang dilakukan Andrie saat ini


- PERSUASIVE COMMUNICATION USING HYPNOSIS PRINCIPLES.
- SUCCESS TROUGH HYPNOSIS AND NLP.

Info lebih lanjut 0856 777 90 10