Certified Instructors-Indonesian Board of Hypnotherapy

Showing posts with label Menulis. Show all posts
Showing posts with label Menulis. Show all posts

Thursday, October 2, 2014

MENGEMBALIKAN (KEJAYAAN) MASA LALU DENGAN LAGU

Manusia memiliki tujuan yang sama dalam hidup ini, satu tujuan yang diraih dengan cara yang berbeda-beda. Anda tentu tahu ini, KEBAHAGIAAN.
 
Kebahagiaan merupakan sesuatu yang kompleks yang setiap orang dapat berbeda-beda merasakannya. Didalam kelas training saya kerap bertanya, "Apa yang membuat Anda bahagia?" Mereka memiliki jawaban yang berbeda-beda tentang hal-hal yang membuatnya bahagia. Memiliki mobil mewah, rumah mewah, memiliki keluarga yang harmonis, anak laki-laki, pekerjaan berpenghasilan tinggi, dan masih banyak lagi jawaban yang berbeda. Dengan cara yang berbeda-beda pula manusia berusaha meraih apa yang mereka percaya dapat membuatnya bahagia.
 
Sering kali usaha kita "diganggu" oleh semangat yang sedang turun, entah karena kejenuhan usaha yang terasa tidak kunjung menampakkan hasil dalam meraih yang diinginkan atau karena ternyata merasa bahwa hal-hal yang kemarin diinginkan sudah tidak sesuai lagi dengan konsep kebahagiaan saat ini. Diwaktu lalu, mobil mewah mungkin menjadi tujuan namun belum lagi tercapai, Anda telah belajar hal baru bahwa rumah lebih utama untuk kebahagiaan. Semangat bisa saja turun karena hal ini. 
 
Anda tahu, KEBAHAGIAAN adalah RASA dan sering kali manusia yang mudah depresi dan tertekan secara mental adalah karena mereka terlalu mengaitkan rasa kebahagiaan dengan benda atau materi. Sejatinya pertanyaan guru saya, saya rasa, benar, "Mana yang bisa bertahan lama, KEBAHAGIAAN ALAMI atau KEBAHAGIAAN SINTETIS?
 
Jawabnya adalah KEBAHAGIAAN SINTETIS. Kebahagiaan alami Anda sangat bergantung pada apa yang Anda rasakan saat ini karena, bisa saja, hal-hal yang datangnya dari luar diri Anda. Misalnya, Anda dapat bonus hari ini maka Anda bahagia, Bos Anda marah-marah pada Anda kemudian Anda tidak bahagia. Kebahagiaan sintetis tidak bergantung pada dunia luar. Anda bukan lagi menjadi AKIBAT dari hal-hal diluar diri Anda tetapi, sebaliknya, menjadi sebab bagi kebahagiaan Anda sendiri yang bahkan bisa menyebabkan kebahagiaan orang lain.
 
Salah satu yang sering saya bagi pada para peserta pelatihan saya adalah dengan memanfaatkan kaitan emosi positif yang telah dibuat oleh Anda sendiri disadari atau tidak. Masa lalu Anda yang berisi banyak hal dapat Anda pilah dan pilih untuk Anda rasakan kembali. Ada manis, ada pahit, semua bisa Anda pisahkan dan pilih. Saya sangat menyarankan pilihlah hal-hal yang berisi emosi positif saja. Ulangi dan ulangi perasaan itu dan rasakan bahwa Anda tahu bagaimana Anda bahagia saat itu, rasakan Anda pernah bahagia dan akan terus dapat membuat diri Anda bahagia dengan hal yang sederhana, MENGINGAT PERASAAN MANIS DALAM HIDUP ANDA, BERTERIMAKASIH PADA DIRI SENDIRI, BERTERIMAKASIH PADA ALAM SEMESTA, BERTERIMAKASIH PADA TUHAN UNTUK HAL-HAL INDAH INI.
 
Atur nafas Anda, panjangkan tarikan nafas, tahan sejenak sambil menyadari kebahagiaan ini, tersenyumlah pada dunia bahwa Anda adalah bagian dari dunia yang bahagia dan membahagiakan.
 
DENGARKAN LAGU-LAGU MASA-MASA DIMANA ANDA MERASAKAN KEBAHAGIAAN ITU.
 
Lagu-lagu sangat membantu membawa emosi Anda ke masa yang Anda inginkan. Seperti saat ini saya mendengarkan album DEWA 19 Self Titled yang membawa saya kembali ke masa sekolah di tahun  92 an.
 
SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH... SAYA BAHAGIA DAN SAYA AKAN SELALU MEMBAHAGIAKAN ORANG ORANG DISEKITAR SAYA.

Wednesday, May 15, 2013

MENULIS JUGA TERAPI


Apa beda terapi dengan motivasi? Apa beda terapis dengan coach? Apa beda pelatihan dengan pencerahan?

Seringkali beberapa orang masih saling menukar definisi dari hal-hal diatas. Memang terkadang definisi tidak terlalu penting, yang terpenting adalah hasil sesuai dengan harapan. Orang yang merasa sakit akan datang ke seorang terapis untuk menjalani proses terapi. Orang yang butuh semangat mendengar cerita-cerita sukses dapat mendatangi sesi motivasi untuk mendapat pencerahan,  yang sering kali setelah keluar ruangan kelas, motivasi kita turun kembali, itu artinya yang hebat bukan ceritanya tapi orangnya...ehehe.... Dan untuk menemukan potensi  diri, Anda membutuhkan seorang coach.

Anda tentu tahu bahwa, pernah ada penelitian, 75% dari penyakit fisik disebabkan oleh psikis. Sama seperti fisik yang membutuhkan makanan sehat walaupun tidak jarang kita terpapar makanan sampah (junk food), Psikis kita membutuhkan “makanan positif” walaupun sering juga terlintas “makanan negatif” dalam pikiran kita. “Makanan positif” akan menghasilkan perkataan yang positif yang menjadi perbuatan positif, berkembang menjadi kebiasaan positif, berlanjut menjadi karakter positif, akhirnya nasib positif akan terus mengikuti hidup Anda. Sebaliknya “makanan negatif” akan menyebabkan nasib negatif.

Layaknya makanan, Anda akan memproses mengambil saripatinya dan mengubahnya menjadi energi, sisanya? Anda buang, karena tidak lagi dibutuhkan. Makanan negatif? Apakah Anda memerlukannya? Saya rasa tidak. Makanan negatif ini jika menumpuk, habislah energi positif Anda. Namun Anda juga tidak perlu membuangnya secara sembarangan karena salah-salah akan mengotori pikiran orang lain.

Saya tahu seseorang yang untuk menghindari perasaan negatifnya ia akan menyalahkan orang lain. Menghindar dari salah membuat pikirannya lebih baik namun membuangperasaan negatif dengan menyalahkan orang lain malah akan membuat lingkungan tempat tinggal fisik dan psikisnya tercemar. Lalu bagaimana membuang pikiran negatif ini?

Sebenarnya, proses membuangnya hanya dengan menetralkan perasaan negatifnya saja. Masalah masa lalu masih bisa membuat kita sedih padahal sudah terjadi tahunan, belasan tahun, bahkan puluhan tahun lalu. Itu karena emosi negatifnya masih melekat dalam pikiran kita.

Menulis dapat menetralkan emosi Negatif

1. Cari dan ingatlah masalah yang jika Anda mengingatnya perasaan sedih kembali merasuki pikiran dan perasaan Anda.

2. Sambil membayangkan, tulislah perasaan Anda diatas selembar kertas. Boleh huruf besar semua, boleh kecil semua, boleh campur-campur, boleh diukir-ukir, boleh diapakan saja terserah Anda karena itu adalah tulisan Anda dan itu adalah emosi Anda. Anda bebas mengendalikannya.

3. Jika sudah, tulislah tulisan-tulisan itu dalam ukuran yang lebih besar dan kertas Anda masih dapat menampung emosi-emosi itu.

4. Lalu, tulis lagi yang lebih besar dan saat ini mungkin hanya beberapa emosi saja yang dapat Anda tulis lengkap, sebagian mungkin terpotong.

5. Tulis lagi dengan ukuran lebih besar bahkan kertas Anda tidak cukup untuk menampung satu huruf saja.

6. Sekarang, bagaimana perasaan Anda?

7. Bosan dengan perasaan itu dan Anda memilih untuk menetralkannya? Benar? Hal itu terjadi baik Anda sadari ataupun tidak. Tidak mengapa, yang terpenting adalah kita bebas dari emosi negatif.
    
    Terapi tulisan lainnya dapat dituangkan dalam bentuk buku harian atau bahkan tulisan di blog. Yang harus Anda perhatikan, jika tulisan Anda bisa dibaca oleh orang lain, maka haruslah tulisan itu beremosi  positif. Jika tulisan Anda meremosi negatif,itu sama dengan Anda membuang SAMPAH sembarangan. Dan itu Jorok Orang-orang jorok di media sosial sering membuang sampah pikirannya secara sembarangan. Hindari orang ini.